SEBARKAN KEBANYAK WANITA.!! WASPADA..!!! RESIKO DIABETES BAGI WANITA YANG KELAMAAN DUDUK

Duduk dalam waktu yang lama memanglah akan bikin sakit punggun serta sisi pinggul, namun nyatanya ada dampak negatif yang lebih beresiko dari ke-2 dampak duduk lama itu. Nyatanya, wanita yang duduk hingga tujuh jam dalam satu hari bakal mempunyai kemungkinan yang semakin besar untuk menanggung derita diabetes type 2.



Berdasar pada satu riset di University of Leicester di Inggris, diketemukan kenyataan kalau dalam darah wanita yang kelamaan duduk ada kandungan cukup tinggi pemberi tanda kimia yang menyebabkan terjadinya diabetes. Diabetes Foundation di Inggris terlebih dulu sudah meramalkan jumlah pasien diabetes type 2 di Inggris bertambah dari cuma 2, 5 juta pasien pada th. 2005 jadi 5 juta pasien di th. 2030.

Dalam riset yang dikerjakan University of Leicester tadi, dilibatkan sejumlah 505 pria serta wanita yang usianya sekitaran 59 th.. Dalam kuisioner itu di tanyakan mengenai gaya hidup mereka keseharian, salah satunya yaitu bagaimana mereka menggunakan waktunya keseharian. Lalu dikerjakan tes darah pada semasing partisipan untuk menguji kandungan darah yang terkait dengan diabetes.

Hasil dari riset itu pada akhirnya terbit dalam American Journal of Preventive Medicine. Dijelaskan kalau berdasar pada riset yang dikerjakan, nyatanya rata-rata dari partisipan wanita duduk sepanjang 4 sampai 7 jam dalam satu hari serta partisipan pria duduk pada 4 sampai 8 jam dalam satu hari.

Wanita yang duduk kurun waktu lama (sampai 7 jam dalam satu hari), mempunyai banyak kandungan yang tinggi didalam darahnya. Salah satunya kandungan protein C-Reaktif, interleukin-6 adinopectin serta leptin. Semuanya zat itu dilepaskan oleh jaringan lemak yang ada di perut. Kandungan-kandungan zat yang tinggi ini di masa datang dapat mengakibatkan peradangan. Tetapi kandungan ini tak diketemukan meninggi pada pria.

Rangkuman dari riset ini yaitu : wanita yang duduk lama dalam satu hari (minimum 7 jam satu hari) semakin lebih gampang menanggung derita penyakit-penyakit yang dikarenakan peradangan serta semakin lebih rawan pada penyakit diabetes type 2.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »