Showing posts with label Islam. Show all posts
Showing posts with label Islam. Show all posts

Untukmu yang Sedang dalam kekurangan Cobalah Baca Dua Ayat Ini Tiap Malam, Insya Allah Semuanya akan Tercukupi

Ada dua ayat di dalam Al Qur’an yang jika dibaca setiap malam maka orang yang membacanya akan diberikan kecukupan. Dua ayat saja? Iya, hanya dua ayat.
Untukmu yang Sedang dalam kekurangan Cobalah Baca Dua Ayat Ini Tiap Malam, Insya Allah Semuanya akan Tercukupi

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

مَنْ قَرَأَ بِالآيَتَيْنِ مِنْ آخِرِ سُورَةِ الْبَقَرَةِ فِى لَيْلَةٍ كَفَتَاهُ

“Siapa yang membaca dua ayat terakhir dari surat Al Baqarah pada malam hari, niscaya ia tercukupi.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam Nuzhatul Muttaqin syarh Riyadhush Shalihin, Syaikh DR Mustofa Said Al Khin, Syaikh DR Mustofa Al Bugho, Syaikh Muhyidin Mistu, Syaikh Ali Asy Syirbaji dan Syaikh Muhammad Amin Luthfi menerangkan bahwa salah satu makna tercukupi dalam hadits ini adalah tercukupi keperluan dunia dan akhiratnya serta terhindarkan dari semua keburukan.

Hadits ini pula yang dicantumkan oleh Ibnu Katsir saat menjelaskan keutamaan dua ayat terakhir surat Al Baqarah ini dalam tafsirnya.

Dua ayat terakhir dalam surat Al Baqarah tersebut tidak lain adalah firman-Nya:

آَمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ كُلٌّ آَمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ

لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا لَهَا
مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ 

“Rasul telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya (Al Qur’an) dari Rabbnya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): “Kami tidak membeda-bedakan seseorang pun di antara rasul-rasul-Nya”, dan mereka mengatakan: “Kami dengar dan kami taat.” (Mereka berdoa): “Ampunilah kami ya Rabb kami dan kepada Engkaulah tempat kembali.”

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): “Ya Rabb kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami salah. Ya Rabb kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Rabb kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.” (QS. Al Baqarah: 285-286)

Wallahu a’lam bish shawab. [Webmuslimah.com]

Orang yang Dimandikan Malaikat


HANZHALAH bin Rahib adalah seorang sahabat Anshar dari suku Aus. Ia memeluk Islam sejak awal didakwahkan di Madinah oleh utusan Nabi SAW, Mush’ab bin Umair. Tetapi keputusannya itu harus dibayar mahal, yakni perpisahan dengan ayahnya yang menentang keras dan sangat tidak setuju dengan kehadiran Islam di Madinah. Hal itu berbeda sekali dengan sikap mayoritas penduduk Madinah, baik dari suku Khazraj ataupun Aus, termasuk pemuka-pemukanya.

Ayah Hanzhalah, Abd Amr bin Shaify merupakan salah satu pemuka suku Aus. Ia lebih dikenal dengan nama Abu Amir, dan lebih sering lagi dipanggil dengan nama Rahib. Ketika Nabi SAW telah hijrah ke Madinah, dengan terang-terangan ia memusuhi beliau. Kemenangan kaum muslimin di Perang Badar tidak membuat Abu Amir luluh hatinya untuk memeluk Islam, justru ia meninggalkan Madinah dan pindah ke Makkah, di sana ia terus menghasut dan memberi semangat kaum Quraisy untuk membalas kekalahan dengan menyerang Madinah, hingga terjadilah Perang Uhud, dan ia bersama pasukan yang dipimpin Khalid bin Walid.

Dalam Perang Uhud, Hanzhalah mengetahui kalau ayahnya berada di pihak musuh, karena itu ia berusaha sebisa mungkin tidak bentrok langsung dengan ayahnya. Bagaimanapun juga masih tersisa penghargaan dan penghormatan terhadap ayahnya itu sehingga tidak mungkin ia akan mengayunkan pedang kepadanya.

Dalam suatu kesempatan, Hanzhalah berhasil berhadapan dengan Abu Sufyan bin Harb, pimpinan utama pasukan Quraisy. Semangatnya memuncak, karena kalau ia berhasil membunuh pucuk pimpinannya, pengaruhnya akan besar sekali dalam melemahkan semangat pasukan musuh. Ia bertempur dengan garangnya dan menguasai keadaan, ketika posisinya di atas siap melakukan serangan terakhir untuk membunuh Abu Sufyan, tiba-tiba muncul Syaddad bin Aus (Ibnu Syu’ub) yang ketika itu masih kafir, dari arah belakangnya, yang langsung menikamnya sehingga ia tewas, gugur bersimbah darah menjemput kesyahidannya.

Usai pertempuran, seperti para syuhada lainnya, ia akan dimakamkan dengan pakaian yang dikenakan tanpa dimandikan lagi. Tetapi ketika tiba giliran akan dimakamkan, para sahabat kehilangan jenazahnya. Merekapun mencari-carinya, dan ditemukan di tempat agak tinggi, dan tampak masih basah dan ada sisa air di tanah, melihat keadaannya itu, Nabi SAW bersabda, “Saudara kalian ini dimandikan oleh para malaikat, coba tanyakan kepada keluarganya mengapa ini terjadi?”

Beberapa sahabat mendatangi istri Hanzhalah, Jamilah binti Ubay bin Salul, saudari dari tokoh munafik Abdullah bin Ubay bin Salul, tetapi dia seorang muslimah yang baik. Ternyata mereka berdua ini masih pengantin baru. Ketika perang Uhud tersebut terjadi, sebenarnya mereka masih dalam masa bulan madu. Para sahabat mengabarkan tentang kesyahidan suaminya, dan peristiwa yang terjadi pada jenazahnya, serta perintah Nabi SAW untuk menanyakan sebabnya. Jamilah berkata, “Ketika mendengar seruan untuk jihad, ia seketika meninggalkan kamar pengantin kami, tetapi ia dalam keadaan junub (berhadats besar)….”

Ketika hal ini disampaikan kepada Nabi SAW, beliau bersabda, “Itulah yang menyebabkan malaikat memandikan jenazahnya…”
Karena itulah Hanzhalah bin Rahib mendapat gelaran “Ghasilul malaikat” (Orang yang dimandikan malaikat) dan ia menjadi salah satu kebanggaan kaum Anshar, karena ‘karamah’ yang diperolehnya.[

Tidak Akan Pernah Berkurang Harta yang Kita Sedekahkan


KITA seringkali merasa bahwa harta kita akan habis ketika kita sedekahkan. Padahal Allah telah berjanji bawha siapapun yang bersedekah di jalan Allah, maka ia tidak akan prnah merugi. Rasulullah Saw bersabda,

“Tidak akan pernah berkurang harta yang disedekahkan …
Kecuali ia bertambah… bertambah… bertambah…” (HR. at-Tirmidzi)

Selain itu Allah juga telah berfirman,

“Siapa yang memberi pinjaman kepada Allah dengan pinjaman yang baik, maka Alah akan melipatgandakan balasannya dan baginya pahala yang mulia.” (QS. Al-Hadild 57:11)

Jelas sangat bahwa Allah akan melipatgandakan harta yang kita keluarkan di jalan Allah. Maka apa lagi yang membuat kita enggan bersedekah? bukankah pada hakikatnya harta yang kita miliki ini adalah sebuah pinjaman dari Allah? Sungguh, sedekah tidak akan pernah membuatmu miskin, justru sedekahlah yang akan membuat engkau semakin kaya. Allah telah berfirman,

“…Dan (janganlah kamu takut kepada kemiskinan karena membelanjakan harta di jalan Allah)…(QS. Al-Baqarah 2:245)

Sesungguhnya segala sesuatu yang kita miliki saat ini adalah ujian dari Allah. Kita akan lulus dalam sebuah ujian dari Allah jika kita mampu untuk menafkahkan harta yang kita cintai. Seperti halnya yang telah Allah jelaskan dalam al-Quran.

“Kamu tidak akan memperoleh kebajikan (yang sempurna) sehingga kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai…” (QS. Ali-Imran 3:92).

Kami Sengaja Pakai Nama Ali bin Abi Thalib, Supaya Tak Diambil Syiah


DUA hari lalu, tetangga kami mencari-cari sekolah untuk anaknya. Maklum, sebentar lagi anaknya sudah masuk sekolah. Jatuhlah pilihan pada sebuah sekolah menghafal Quran untuk anak-anak.

Namun, tetangga kami itu merandeg, nama sekolah itu Ali bin Abi Thalib. Ia jadi bertanya-tanya, “Apakah ini sekolah milik orang Syiah?”

Akhirnya ia memberanikan diri bertanya pada pengurusnya. Ternyata sekolah itu milik ikhwan Salafy.

“Kami sengaja menamai sekolah ini dengan nama Ali bin Abi Thalib,” ujar seorang pengurus. “Belakangan ini kita semua sudah melihat bagaimana Syiah bergerak di sekitar kita. Mereka seenaknya saja memakai nama Ali bin Abi Thalib dan kita juga jadi ikut-ikutan terstigma kalau Ali bin Abi Thalib itu identik dengan Syiah.

“Padahal, Ali itu adalah salah satu sahabat Nabi yang mulia. Ali bahkan menentang Syiah. Jika masih hidup sampai sekarang, Ali juga niscaya akan menentang Syiah.

“Kami memakai nama Ali untuk sekolah kami sengaja agar orang tidak lagi berpikir bahwa nama Ali itu milik Syiah. Ali adalah sahabat Nabi yang mulia dengan semua sumbangan besarnya untuk Islam.”

Setelah mendengar penuturan itu, teman saya pun tenang menyekolahkan anaknya di tempat itu.

JANGAN ANGGAP REMEH RUMPUT LIAR INI TERNYATA SANGAT AMPUH,.!! UNTUK MENGATASI BERBAGAI PENYAKIT BEGINILAH CARA MERACIK NYA



Rumput Mutiara mempunyai nama latin Hedyotis corymbosa dengan Oldenlandia corymbosa, Linn termasuk juga dalam famili Rubeaceae. Nama likal rumput mutiara yakni Rumput Siku-siku, Bunga Telor Belungkas, Daun mutiara, Rumput mutiara (jakarta), Katepan, Urek-Urek Polo (Jawa), Pangka (Makasar).

Tanaman ini kerap di temui sebagai semak belukar di bebrapa tepi selokan maupun tumbuh liar di pekarangan atau tanah kosong. Tumbuh rindang berserak, agak lemah, tinggi 15-50 cm, memiliki banyak percabangan. Batang persegi, daun bertemu bersilang, pangkal daun pendek/nyaris duduk, panjang daun 2-5 cm, ujung runcing, tulang daun satiu di dalam. Ujung daun memiliki rambut yang pendek. Bunga keluar dari ketiak daun, memiliki bentuk seperti payung berwarna putih, berbentuk bunga majemuk 2-5, tangkai bunga keras seperti kawat, panjangnya 5-10 mm.

Tanaman ini mempunyai rasa manis, sedikit pahit, lembut, netral, agak dingin.

Memiliki kandungan senyawa hentriancontane, stigmasterol, asam ursolat, asam oleanolat, B-sitosterol, sitosterol-D-glukosida, asam p-koumarat, flavonoid glikosida, serta baihuasheshecaosu (peluang analog kumarin).

Tanaman Rumput mutiara dengan cara tradisional banyak dipakai untuk menyingkirkan panas, anti radang, diuretik, mengobati bisul, menyingkirkan panas serta toxin, aktifkan aliran darah, menyembuhkan penyakit tonsilitis, bronkhitis, gondongan, pneumonia, radang usus buntu, hepatitis, radang panggul, infeksi saluran kemih, borok, kanker lambung, kanker servik, kanker payudara, serta type kanker yang lain.

Sebagian hasil riset menunjukkanbahwa ekstrak metanol Rumput Mutiara mempunyai kesibukan hepatoprotektif hingga bisa mengatasi sakit liver/hepatitis, mempunyai kesibukan anti-oksidan, sitotoksik dampak serta kesibukan sebagai anti bakteri.

Manfaat Rumput Mutiara sebagai obat

1. Untuk menyembuhkan usus buntu


60 gr dari keseluruhnya sisi tanaman Rumput Mutiara di rebus dengan air, dibagi untuk 2-3 kali minum, sepanjang satu minggu.

2. Sumbatan Saluran Sperma

30 gr keseluruhnya sisi tanaman Rumput Mutiara di rebus, air rebusan diminum teratur sehari-hari sepanjang 3-4 minggu, pada beberapa masalah nyeri buah zakar akibat gumpalan sperma sesudah dikerjakan pengikatan epidermis.

3. Penyakit Kanker

30-60 gr keseluruhnya sisi tanaman Rumput Mutiara di rebus, ai rebusan diminum. Ditambahkan pada penyembuhan konvensional/obat antitumor, baik berbarengan atau berselang-seling.

Dampak Samping

Resikonya dari penggunaan tanaman ini yakni pada sebagian pasien rasakan mulut kering sesudah penggunaan sepanjang 10 hari. Suntikan dosis tinggi mengakibatkan penurunan sel darah putih yang enteng, serta kembali normal sesudah 3-5 hari obat dihentikan. Sebagian masalah juga mengakibatkan nervous.

Sumber : SEHAT ALAMI dengan HERBAL/250 Tanaman Berkhasiat Obat (Penerbit : Gramedia Pustaka Utam

Tubuh Kita Dijajah Musuh Tak Terlihat


GAYA hidup modern dan pola hidup yang buruk menyebabkan daya tahan tubuh manusia lemah. Sistem pertahanan yang lemah memungkinkan bakteri atau virus yang bertebaran di sekitar manusia menyerang tubuhnya. Untunglah manusia memiliki jantung, paru, hati, dan ginjal sebagai bagian dari organ dalam manusia yang menjadi unsur sistem pertahanan tubuh yang biasa disebut dengan sistem imun. Namun, pernahkan Anda mendengar tentang timus?

Masalah keberadaan timus ini telah membuat para ilmuan berdebat. Selama bertahun-tahun timus dianggap sebagai organ vestigial atau organ yang belum berkembang sempurna. Namun, pada tahun-tahun belakangan ini, telah terungkap bahwa organ ini merupakan sumber dari sistem pertahanan kita.

Setelah hal ini dipahami, banyak ilmuan yang mengklaim bahwa timus tidak ada sebelumnya, dan berasal dari evolusi yang bertahap. Mereka masih tetap mengatakan bahwa timus terbentuk melalui periode evolusi yang lebih panjang dibandingkan banyak organ lainnya. Akan tetapi, tanpa timus, atau tanpa timus yang telah tumbuh dan berkembang sempurna, sel-sel T – sel yang berperang dengan bibit penyakit – tidak akan pernah belajar mengenali musuh, dan sistem pertahanan tidak akan berfungsi.

Seseorang tanpa sistem pertahanan tidak akan bisa hidup. Bahkan, Anda yang sekarang sedang membaca kalimat ini adalah suatu bukti bahwa timus tidak diciptakan melalui proses evolusi yang panjang, tetapi timus telah ada dengan sempurna dan utuh sejak manusia pertama lahir ke dunia.

Organ dalam ini terletak di rongga dada, bersebelahan dengan jantung. Sistem imun menjadi senjata paling ampuh untuk melawan AIDS, kanker, dan berbagai penyakit lainnya. Sistem imun adalah sistem tubuh yang terpenting yang bekerja di dalam tubuh untuk memastikan Anda sehat sepanjang waktu. Sayangnya, sebagian besar manusia mengabaikannya dan justru malah melemahkan pertahanan tubuhnya sendiri.

Sebelum merebaknya wabah AIDS, tidak banyak yang kita ketahui tentang sistem imun ini. Namun, kini para pakar beramai-ramai menelitinya dan menyimpulkan bahwa sistem imun ini menjadi senjata utama manusia melawan penyakit. Para ahli itu menyimpulkan hal berikut:
Hanya sistem kekebalan tubuh yang mampu mengobati penyakit;
Dokter dan para medis hanya membantu sistem ini bekarja pada manusia; dan
Nutrisi dari makanan asli yang belum diolah lebih penting daripada obat dalam menguatkan sistem imun ini.

Sistem imun yang sehat akan menjamin kehidupan yang bebas dari berbagai penyakit. Namun, beberapa aspek kehidupan modern justru membawa manusia pada sumber penyakit. Itulah penyebab penyakit yang berkaitan dengan sistem imun dan masalah kesehatan lain, seperti kanker, penyakit Alzheimer (sempat menyerang mendiang Paus Paulus II), sindrom keletihan yang kronis, asma, diabetes mellitus, reumatik, gangguan darah, sendi kaku, tulang keropos, dan pencernaan tak sempurna, semakin meningkat daya jangkitnya.

Meskipun sistem imun Anda cukup kuat untuk membunuh virus dan bakteri, ia akan menjadi lemah karena pengonsumsian antibiotik, makanan yang tidak sehat, operasi bedah yang tidak diperlukan, dan sebagainya.

Seseorang ketika dilahirkan bisa jadi mengalami gangguan atas sistem imunnya. Banyak sumber terkait memaparkan kisah ini. Seorang anak sejak lahir memiliki “kelainan” atas sistem imun tubuhnya. Begitu lahir, anak ini langsung ditempatkan di sebuah tenda plastik steril. Tidak ada seorang pun yang diperbolehkan masuk. Anak itu dilarang menyentuh manusia lainnya. Ketika tumbuh besar, dia ditempatkan di tenda plastik yang lebih besar.

Untuk keluar dari tendanya, si anak harus memakai seperangkat peralatan yang dirancang khusus mirip pakaian astronot. Apa yang menghalangi anak itu menjalani hidup normal seperti orang lain? Setelah lahir, sistem imun si anak tersebut tidak berkembang normal. Tidak ada “pasukan bersenjata” di tubuhnya untuk melindunginya dari musuh bibit penyakit.

Dokter yang menangani si anak itu sadar dengan apa yang terjadi jika dia memasuki lingkungan normal. Dia akan segera menderita pilek, penyakit bersarang di tenggorokannya; walau diberi antibiotik dan perlakuan medis lainnya, dia akan menderita berbagai infeksi. Perawatan medis pun akan kehilangan fungsinya yang berakibat pada kematian anak laki-laki itu.

Setelah beberapa waktu, dokter dan keluarganya menempatkan anak itu di sebuah ruang yang betul-betul bebas hama yang dipersiapkan khusus di rumahnya. Akan tetapi, semua upaya ini tidak membuahkan hasil. Di awal umur belasan, anak itu meninggal ketika transplantasi tulang gagal dilakukan.

Keluarganya, para dokter, staf rumah sakit tempat dia dirawat sebelumnya, serta perusahaan farmasi, telah berusaha semampu mereka untuk memastikan anak laki-laki tersebut bisa bertahan hidup. Walaupun segala jalan sudah diupayakan, dan tempat tinggal anak laki-laki itu disucihamakan, kematiannya tidak dapat dicegah.

Akhir kisah ini memperlihatkan bahwa tidak mungkin bagi manusia untuk bertahan hidup tanpa adanya sistem kekebalan yang melindungi mereka dari mikroba. Hal ini membuktikan bahwa sistem kekebalan pastilah sudah ada lengkap dan menyeluruh sejak manusia lahir. Tanpa sistem kekebalan atau dengan sistem kekebalan yang tidak berfungsi, manusia akan segera meninggal.

Sangat Penting Kita Tahu Ini" Doa Paling Ampuh Saat Angin Bertiup Kencang Dan Badai Datang.Selamatkan Hidupmu Dan Keluargamu.

”Allahumma Innii As’aluka Khairaha  wa Khaira Maa Fiihaa wa Khaira Maa Ursilat  Bihi wa ’Udzu Bika Min Syarriha wa Syarri Maa Fiihaa wa Syarri Maa Ursilat Bihi”


"Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan angin ini dan kebaikan yang ada padanya dan kebaikan yang dibawanya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan angin ini, keburukan yang ada padanya dan keburukan yang dibawanya.

Sumber Doa
Doa di atas bersumber dari Aisyah Radhiyallahu ‘Anha, ia berkata: Adalah Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam apabila angin bertiup kencang beliau berdoa,

اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيهَا وَخَيْرَ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا فِيهَا وَشَرِّ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ
"Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan angin ini dan kebaikan yang ada padanya dan kebaikan yang dibawanya.

Dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan angin ini, keburukan yang ada padanya dan keburukan yang dibawanya." (HR. Muslim, no. 2122, Kitab Shalatil Istisqa', bab berlindung saat melihat angin (kencang), cetakan Daar al-Jil dan daar al-Afaq al-Jadidah, Beirut.

Dalam Sunan al-Tirmizi, dari Ubai bin Ka'ab dengan redaksi lain. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam: janganlah kalian mencaci angin. Lalu apabila engkau melihat yang tidak menyenangkan, maka berdoalah:

اللَّهُمَّ إِنِّا نَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ هَذِهِ الرِّيْحَ وَخَيْرِ مَا فِيْهَا وَخَيْرِ مَا أُمِرَتْ بِهِ وَنَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ هَذِهِ الرِّيْحَ وَشَرِّ مَا فِيْهَا وَشَرِّ مَا أُمِرَتْ بِهِ
"Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu kebaikan angin ini dan kebaikan yang ada padanya dan kebaikan yang dibawanya. Dan kami berlindung kepada-Mu dari keburukan angin ini, keburukan yang ada padanya dan keburukan yang dibawanya." (HR. Al-Tirmidzi)           
      
Keterangan
Kondisi di musim penghujan seperti sekarang ini, angin besar menjadi pemandangan tak terelakkan. Satu sisi ia menjadi pertanda segera turunnya hujan, namun sisi lain menimbulkan ketakutan dan kekhawatiran.

Karena angin kencang ada kalanya menumbangkan pohon, merobohkan bangunan, merebahkan tanam-tanaman, dan menjadi sebab terjadinya banjir. Dalam kondisi semacam ini kita tidak boleh mencelanya, karena ia bertiup demikian dengan ketentuan Allah Subhanahu wa Ta'ala. Tetapi disyariatkan mengucapkan zikir dan doa seperti yang
diajarkan Nabi Shallallahu ‘alaihi Wasallam.

Dari Ubai bin Ka'ab dengan redaksi lain. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam: janganlah kalian mencaci angin. Lalu apabila engkau melihat yang tidak menyenangkan, maka berdoalah:
اللَّهُمَّ إِنِّا نَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ هَذِهِ الرِّيْحَ وَخَيْرِ مَا فِيْهَا وَخَيْرِ مَا أُمِرَتْ بِهِ وَنَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ هَذِهِ الرِّيْحَ وَشَرِّ مَا فِيْهَا وَشَرِّ مَا أُمِرَتْ بِهِ
"Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu kebaikan angin ini dan kebaikan yang ada padanya dan kebaikan yang dibawanya. Dan kami berlindung kepada-Mu dari keburukan angin ini, keburukan yang ada padanya dan keburukan yang dibawanya." (HR. Al-Tirmidzi)

Pergerakan angin merupakan bagian dari tanda kebesaran Allah Subhanahu wa Ta'ala. Adakalanya bertiup sepoi-sepoi dan menyejukkan. Ada kalanya juga kencang dan ribut sehingga menimbulkan sesuatu yang tidak kita suka.

 Ini semua berlaku dengan qadha' dan qadar Allah 'Azza wa Jalla. Tentunya dengan hikmah yang Allah kehendaki. Oleh sebab itu tidak pantas jika seorang muslim mencaci angin. Karena mencaci angin itu berimbas mencaci terhadap Zat yang mencipta dan mengutusnya. Karena angin itu makhluk Allah dan tunduk kepada perintah-Nya.
Allah Ta'ala berfirman,

وَهُوَ الَّذِي يُرْسِلُ الرِّيَاحَ بُشْرًا بَيْنَ يَدَيْ رَحْمَتِهِ
"Dan Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya (hujan)." (QS. Al-A'raf: 57)

وَهُوَ الَّذِي أَرْسَلَ الرِّيَاحَ بُشْرًا بَيْنَ يَدَيْ رَحْمَتِهِ وَأَنْزَلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً طَهُورًا
"Dialah yang meniupkan angin (sebagai) pembawa kabar gembira dekat sebelum kedatangan rahmat-nya (hujan); dan Kami turunkan dari langit air yang amat bersih." (QS. Al-furqan: 48)

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ يُرْسِلَ الرِّيَاحَ مُبَشِّرَاتٍ وَلِيُذِيقَكُمْ مِنْ رَحْمَتِهِ
"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah bahwa Dia mengirimkan angin sebagai pembawa berita gembira dan untuk merasakan kepadamu sebagian dari rahmat-Nya . . ." (QS. Al-Ruum: 46)

فَسَخَّرْنَا لَهُ الرِّيحَ تَجْرِي بِأَمْرِهِ رُخَاءً حَيْثُ أَصَابَ
"Kemudian Kami tundukkan kepadanya angin yang berhembus dengan baik menurut ke mana saja yang dikehendakinya." (QS. Shaad: 36)

Penutup
Angin terbagi dalam dua jenis. Pertama, angin yang bertiup tenang maka tidak disyariatkan berzikir khusus padanya. Kedua, angin ribut yang bertiup kencang sehingga menimbulkan ketakutan, menumbangkan pepohonan, merobiohkan bangunan, dan semisalnya. Pada yang kedua ini dilarang mencacinya, karena tidaklah menjalankan angin, mengutusnya, dan menentukan bentuk bertiupnya kecuali Allah Subhanahu wa Ta'ala. Tidak ada seorangpun yang mampu mengendalikan angin kecuali penciptanya, yakni Allah 'Azza wa Jalla. Bahkan sebaliknya diperintahkan untuk berzikir dan berdoa kepada Allah saat terjadi angin kencang, di antaranya adalah doa di atas. Wallahu Ta'ala A'lam.

Subhanallah...Lebih Dari 3 Juta Orang Di Inggris Masuk Islam Secara Serentak ALLAH HUAKBAR...,Tolong Di Bagikan Kabar Gembira Ini Ke Seluruh Sahabat Yang Lain..

Allahuakbar satu hidayah yang mereka peroleh subhanallah, di Inggris untuk pertama kalinya th. ini mencapai kian lebih tiga juta orang, 2 x lipat dibanding satu dekade waktu lalu.


Dikabarkan The Telegraph, Minggu (31/1), menambahnya jumlah umat Islam di Inggris karena banyak imigran dan tingginya angka kelahiran pada warga Muslim.

Menurut data Badan Statistik Nasional, sekarang ini ada 3. 114. 992 Muslim di Inggris. Lebih dari 1, 5 juta di antaranya lahir di luar negeri. Jumlah Muslim saat ini meliputi 5, 4 % dari populasi Inggris dan Wales.
Satu dari empat umat Islam itu berumur dibawah 10 th., menandakan tingginya angka kelahiran di kalangan Muslim Inggris.

Pada th. 1991, jumlah Muslim di Inggris hanya 950. 000, hanya 1, 9 % dari populasi.
Sekarang ini di

beberapa bagian di London, hampir 1/2 populasinya yakni warga Muslim. Apabila trend ini selalu berlanjut, wilayah itu akan jadi sebagian besar Muslim di masa depan.

Berdasar pada data statistik terbaru, Muslim saat ini meliputi satu dari setiap 20 orang di Inggris.

Persentase warga Muslim paling banyak yakni di Tower Hamlet, London Timur, dengan 45, 6 %. Sesaat tetangganya, Newham, 40, 8 %.

Populasi Muslim terbesar di luar ibukota ada di Blackburn, Lancashire, dengan 29, 1 % dari jumlah populasi.

Seperempat dari jumlah populasi di Slough dan Luton yaitu Muslim. Sebentar di Birmingham dan Leicester jumlahnya seperlima dari keseluruhan populasi.

Juru bicara Dewan Muslim Inggris mengatakan, " statistik ini tunjukkan keragaman di Inggris modern, dan perlunya hal semacam ini dicerminkan dalam setiap sisi kehidupan, mulai dari peluang kerja di tingkat manajemen sampai politik. "

Populasi umat Islam diprediksikan akan bertambah seiring gelombang pengungsi besar menuju Eropa dari Timur Tengah dan Afrika Utara yang dilanda konflik.

(Sumber: vemale.club)

Pahala Berpuasa Ramadhan hari ke 1 sampai 30

Puasa Ramadhan wajib hukumnya bagi umat muslim diseluruh dunia jika tidak terhalang oleh sesuatu hal. Tahukah kalian apa saja keutamaan puasa dari hari pertama sampai dengan hari terakhir. Kita lihat bersama-sama.




Malam ke-1

Orang mukmin keluar dari dosanya, seperti saat dia dilahirkan oleh ibunya.

Malam ke-2

Dia diampuni, dan juga kedua orang tuanya, jika keduanya mukmin.

Malam ke-3

Seorang malaikat berseru dibawah ‘Arsy: “Mulailah beramal, semoga Allah mengampuni dosamu yang telah lewat”.

Malam ke-4

Dia memperoleh pahala seperti pahala membaca Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Furqan (Al-Quran).

Malam ke-5

Allah Ta’ala memeberikan pahala seperti pahala orang yang shalat di Masjidil Haram, masjid Madinah dan Masjidil Aqsha.

Malam ke-6

Allah Ta’ala memberikan pahala orang yang berthawaf di Baitul Makmur dan dimohonkan ampun oleh setiap batu dan cadas.

Malam ke-7

Seolah-olah ia mencapai derajat Nabi Musa a.s. dan kemenangannya atas Fir’aun dan Haman.

Malam ke-8

Allah Ta’ala memberinya apa yang pernah Dia berikan kepada Nabi Ibrahin a.s.

Malam ke-9

Seolah-olah ia beribadat kepada Allag Ta’ala sebagaimana ibadatnya Nabi SAW.

Malam ke-10

Allah Ta’ala mengaruniai dia kebaikan dunia dan akhirat.

Malam ke-11

Dia keluar dari dunia seperti saat ia dilahirkan dari perut ibunya.

Malam ke-12

Dia datang pada hari kiamat sedang wajahnya bagaikan bulan di malam purnama.

Malam ke-13

Dia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari segala keburukan.

Malam ke-14

Para malaikat datang seraya memberi kesaksian untuknya, bahwa ia telah melakukan shalat tarawih, maka Allah tidak menghisabnya padahari kiamat.

Malam ke-15

Dia didoakan oleh para malaikat dan para penanggung (pemikul) Arsy dan Kursi.

Malam ke-16

Allah menerapkan baginya kebebasan untuk selamat dari neraka dan kebebasan masuk ke dalam surga.

Malam ke-17

Dia diberi pahala seperti pahala para nabi.

Malam ke-18

Seorang malaikat berseru, “Hai hamba Allah, sesungguhnya Allah ridha kepadamu dan kepada ibu bapakmu.

Malam ke-19

Allah mengangkat derajat-derajatnya dalam surga Firdaus.

Malam ke-20

Allah memberi pahala para Syuhada (orang-orang yang mati syahid) dan shalihin (orang-orang yang saleh).

Malam ke-21

Allah membangun untuknya sebuah gedung dari cahaya.

Malam ke-22

Dia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari setiap kesedihan dan kesusahan.

Malam ke-23

Allah membangun untuknya sebuah kota di dalam surga.

Malam ke-24

Dia memperoleh duapuluh empat doa yang dikabulkan.

Malam ke-25

Allah Ta’ala menghapuskan darinya azab kubur.

Malam ke-26

Allah mengangkat pahalanya selama empat puluh tahun.

Malam ke-27

Dia dapat melewati shirath pada hari kiamat, bagaikan kilat yang menyambar.

Malam ke-28

Allah mengangkat baginya seribu derajat dalam surga.

Malam ke-29

Allah memberinya pahala seribu haji yang diterima.

Malam ke-30

Allah berfirman:”Hai hamba-Ku, makanlah buah-buahan surga, mandilah dari iar Salsabil dan minumlah dari telaga Kautsar. Akulah Tuhanmu, dan engkau hamba-Ku” (HR Majalis).